• 18

    Mar

    An Education In Posmodernism Era

    Author Marinus Waruwu Revolusi pemikiran Revolusi pemikiran yang terjadi dari jaman ke jaman tak terhindarkan. Perubahan paling signifikan adalah menyangkut perubahan pola pikir dalam ranah filsafat, seni, kebudayaan, dan sebagainya. Tentu saja perubahan ini memiliki efek penting terutama dalam pola pikir manusia di setiap jamannya. Misalnya dalam ranah filsafat. Pemikiran filsafat terutama dimotori oleh filsuf-filsuf kondang Yunani seperti Sokrates, Plato, Aristoteles, dan sebagainya. Merekalah peletak dasar peradaban dunia modern. Kemudian berkembang di jaman patrististik (St. Agustinus, dan lain-lain), jaman skolastikat (St. Thomas Aquinas, dan lain-lain), jaman renaissance, jaman pencerahan, jaman modern terutama dalam diri Rene Descartes, dan terakhir adalah jaman posmodernisme. Ki
  • 16

    Mar

    Hope and Success

    Marinus Waruwu Berbicara success berarti berbicara hope. Artinya bahwa ketika seseorang ingin hidup sukses (success), maka ia harus memiliki sebuah harapan (hope), bahwa suatu saat hidupnya, keluarga, komunitasnya akan hidup sukses, dan hidup bahagia. Harapan dan sukses merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Keduanya bagai pinang dibelah dua. Mereka sama-sama memiliki peran penting (win-win solution). Harapan tanpa sebuah ideal hidup sukses adalah sia-sia belaka. Tidak punya arah, nilai, atau tujuan yang ingin dituju. Harapan hanya tinggal harapan jika tidak memiliki ideal hidup. Jalan di tempat. Sebaliknya, id...
  • 13

    Mar

    Keadilan, Pencari Keadilan, dan Institusi Sosial.

    Marinus Waruwu Keadilan (Justice) adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar.[1] John Rawls, salah seorang filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, mengatakan bahwa Justice is the first virtue of social institut
  • 11

    Mar

    Tafsir Filsafat: FILM BABEL

    Marinus Waruwu Film ini sangat bagus, inspiratif, sekaligus membingungkan. Film ini inspiratif, karena membawa penontonnya pada pertanyaan-pertanyaan mendalam misalnya apa hubungan film ini dengan peristiwa babel versus Alkitab. Mungkinkah ada hubungannya? Atau Babel, hanya sekedar tempelan luar belaka yang tidak mengandung makna apa-apa. Selain itu, film yang meraih penghargaan sebagai film drama terbaik dalam ajang Golden Globe 2007 ini membingungkan, karena film ini seolah-olah mengisahkan kisah yang berbeda, tak saling berhubungan satu sama lain. Pertanyaan pun muncul mungkinkah ketiga peristiwa yang disajikan oleh sang sutradara film Babel ini saling berhubungan? Jelas punya! Dan untuk mengetahui jawaban tersebut, sebaiknya penonton harus menonton secara keseluruhan sampai selesai s
  • 11

    Mar

    Perubahan dan Para Aktor Perubahan

    Marinus Waruwu Tak disangkal lagi bahwa tema perubahan (change) di abad-21 ini telah menjadi tema yang sangat laku, magis, dan mampu menyihir publik agar beralih ke tokoh-tokoh muda, progresif, terbuka, berpandangan visioner akan kesejahateraan rakyat. Tak heran dengan label perubahan ini juga, beberapa tokoh muda dunia berhasil menjadi orang no.1 di negerinya masing-masing, misalnya di Amerika Serikat, Barack Obama dengan slogan: Yes, We Can Change, hanya dalam sekejab saja karier politiknya menanjak drastis. Ia pun berhasil menjadi orang no.1 di negeri adi daya itu. Selain di Amerika, tema-tema perubahan juga diusung oleh tokoh-tokoh muda seperti PM Abishit di Thailand, Presiden Ahmadinejad di Iran, dan terakhir di Madagaskar oleh pemimpin oposisi, yang kemudian menjadi Perdana Menteri
  • 11

    Mar

    KRISIS GLOBALISASI & SOLUSI DAOISME

    Oleh Marinus Waruwu Dalam bukunya The End Of History, Francis Fukuyama mencanangkan kapitalisme global ala Amerika sebagai The End, akhir dari sejarah dunia. Dengan itu pun Fukuyama memproklamirkan kapitalisme global ala barat itu sebagai satu-satunya alternative bagi hidup manusia. Kapitalisme merupakan satu-satunya penentu sejarah dunia modern. Penegasan seorang Fukuyama ini tak terlepas dari peristiwa ambruknya sosialisme- komunisme ala Uni Soviet di akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an. Mengamati berbagai peristiwa menghebohkan akhir-akhir ini, para ilmuan pun mulai meragukan nasib kapitalisme ala barat yang dimotori oleh Amerika Serikat ini. Keraguan yang berkembang bisa saja diinterpretasikan sebagai tanggapan akan pandangan Fukuyama. Bisa juga dianggap sebagai penyangkalan
  • 11

    Mar

    BERPIKIR OPTIMAL, MENUJU PUNCAK SUKSES

    Marinus Waruwu Dalam Buku Di Atas Segala Puncak Sukses tulisan motivator dunia Zig Ziglar membahas secara tuntas orang-orang yang pada awalnya sangat sederhana, miskin pengetahuan dan pengalaman, tidak mempunyai modal untuk menjadi orang besar di perusahaan atau lembaga kepemerintahan, cacat fisik ternyata pada akhirnya mereka bisa mencapai puncak di atas segala puncak sukses. Di tengah keterbatasan fisik, ekonomi, modal, atau pengetahuan, orang-orang sukses ini dapat meraih segala cita-cita, impian menuju puncak sukses. Orang-orang yang mau sukses tidak mau berperan hanya sebagai penonton. Yang diinginkan adalah menjadi pemain dan memberikan yang terbaik. Nafsu untuk sukses sebagai motivatornya. Buku di atas segala puncak sukses telah menginspirasi ratusan juta manusia di bumi untuk suk
  • 11

    Mar

    BAKAT TIDAK PERNAH CUKUP

    Oleh Marinus Waruwu Pada tahun-tahun terakhir ini, bakat mendapatkan perhatian khusus para motivator, guru-guru kepemimpinan dunia. Hal ini tidak terlepas dari berbagai spekulasi yang muncul bahwa bakat sudah cukup mengantar seseorang ke puncak, dan mewujudkan mimpi-mimpinya. Masalahnya, tidak sedikit motivator ulung, dan guru kepemimpinan bereaksi keras, dan menyangkal pandangan ini. Mereka beranggapan bahwa bakat jika tidak pernah diasah, dikembangkan akan mati, tidak berguna. Bahkan bisa menipu karena seseorang terlalu berharap bahwa dengan bakat, keberhasilan akan datang sendiri, sementara bakat-bakat yang dimiliki tidak pernah diasah, teruji. Talent is never enough, menurut saya salah satu buku legendaris yang berbicara banyak tentang motivasi, dan talenta-talenta. Buku ini ditul
  • 11

    Mar

    Gaya Hidup Remaja Masa Kini: Sebuah Alternatif?

    By Marinus Waruwu Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa gaya hidup anak remaja kini sangat berbeda dengan gaya hidup anak remaja dulu. Kalau dulu, anak remajanya tidak mengenal yang namanya narkoba, komputer, HP (Hand Phond), fashion, atau berbagai macam model pakaian. Kini justru sebaliknya. Anak remaja, atau istilah lainnya ABG (Anak Baru Gede) justru bergelut dengan hal-hal tersebut. Dan menjadi gaya hidup mereka tiap harinya. Maka apa yang pernah dikatakan oleh filsuf Baudrillard beberapa abad lalu memang ada kebenaranya. Menurutnya, gaya hidup manusia jaman kini dibentuk oleh pabrik-pabrik imajinasi seperti fashion, komputer, HP, dll. Bukan oleh nilai-nilai moral yang beberapa dekade lalu mendapat tempat istimewa dalam kehidupan manusia. Karena itu, apa yang telah diwanti-wanti oleh be
  • 11

    Mar

    AJARAN SOSIAL GEREJA, COUNTER TERHADAP

    Oleh Marinus Waruwu Pengantar Judul di atas menarik untuk diperbincangkan. Hal tersebut tak terlepas dari posisi ajaran sosial Gereja yang tidak berat sebelah dalam menilai dua aliran besar dunia yakni kapitalisme dan sosialisme. Artinya bahwa nilai-nilai hidup positif yang ditawarkan kedua paham tersebut tentu saja ditanggapi secara positif oleh Gereja. Sebaliknya, segala pemikiran negatif dari kapitalisme dan sosialisme yang mengakibatkan penderitaan hidup manusia dikutuk keras oleh Gereja. Misalnya, pemikiran paham sosialisme-komunisme (marxis radikal)[1] yang berpendapat bahwa perubahan terjadi hanya melalui kekerasan, pertumpahan darah, konflik sosial yang terjadi antara kelas. Marxis merupakan kaum proletar
- Next

Author

Follow Me